Skip to content
logo sarangberita

SarangBerita.com – Sumber Informasi Terpercaya

Primary Menu
  • News
    • News
  • Komunitas
  • Edukasi
  • Properti
  • Industri
  • Internasional
  • Privacy Policy
Light/Dark Button
  • Home
  • Internasional
  • Tragedi di Kongo: 13 Tentara Penjaga Perdamaian Tewas dalam Pertempuran Sengit
  • Internasional

Tragedi di Kongo: 13 Tentara Penjaga Perdamaian Tewas dalam Pertempuran Sengit

admin 26/01/2025 (Last updated: 26/01/2025) 3 minutes read
Tragedi di Kongo: 13 Tentara Penjaga Perdamaian Tewas dalam Pertempuran Sengit

Tragedi di Kongo: 13 Tentara Penjaga Perdamaian Tewas dalam Pertempuran Sengit

Sarangberita.com – Dunia internasional kembali berduka dengan tewasnya 13 tentara penjaga perdamaian dalam pertempuran sengit di wilayah timur Republik Demokratik Kongo. Insiden tragis ini terjadi pada 25 Januari 2025 dan menjadi salah satu serangan paling mematikan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB dalam beberapa tahun terakhir.

Kronologi Kejadian

Pertempuran berlangsung di sekitar kota Goma, sebuah pusat regional strategis dengan populasi sekitar 2 juta jiwa. Serangan dilakukan oleh kelompok pemberontak M23, yang selama beberapa minggu terakhir telah meningkatkan aktivitas militer mereka dan berhasil menguasai wilayah signifikan di Kongo timur.

Dari 13 korban yang tewas, terdiri dari:

  • 2 tentara Afrika Selatan,
  • 1 tentara Uruguay, dan
  • 3 tentara Malawi, yang semuanya tergabung dalam Misi Stabilisasi PBB di Kongo (MONUSCO).

Selain itu, sembilan tentara Afrika Selatan lainnya dari Misi Komunitas Pembangunan Afrika Selatan (SAMIDRC) juga tewas dalam pertempuran tersebut. Mereka kehilangan nyawa saat mempertahankan posisi di sekitar Goma dari serangan masif pemberontak M23.

Ancaman dari Pemberontak M23

Kelompok M23, yang sebagian besar terdiri dari etnis Tutsi, merupakan faksi yang memisahkan diri dari tentara Kongo lebih dari satu dekade lalu. Mereka dituduh oleh pemerintah Kongo, Amerika Serikat, dan ahli PBB menerima dukungan militer dari Rwanda, meskipun klaim ini dibantah keras oleh pemerintah Rwanda.

Dalam pernyataan terbaru, para pemberontak menyebut bahwa aksi mereka dilakukan untuk melindungi komunitas Tutsi yang terpinggirkan di wilayah tersebut. Namun, tindakan mereka justru menyebabkan eskalasi kekerasan yang membahayakan jutaan penduduk sipil.

Reaksi Internasional

Insiden ini mendorong Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan pertemuan darurat guna membahas situasi yang semakin memburuk di Kongo. Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, mengecam keras serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian dan menyerukan penghentian segera kekerasan.

“Serangan terhadap penjaga perdamaian adalah pelanggaran berat hukum internasional. Kami mendesak semua pihak untuk menghormati mandat MONUSCO dan melindungi warga sipil,” tegas Guterres dalam konferensi pers.

MONUSCO: Misi di Tengah Bahaya

Misi Stabilisasi PBB di Kongo, atau MONUSCO, telah beroperasi selama lebih dari dua dekade dengan tujuan menjaga perdamaian dan stabilitas di negara yang dilanda konflik berkepanjangan. Dengan lebih dari 14.000 personel di lapangan, MONUSCO menghadapi tantangan besar dalam menjalankan misinya.

Namun, serangan-serangan seperti ini menunjukkan betapa berbahayanya tugas mereka di zona konflik. Banyak pengamat internasional menyerukan perlunya evaluasi ulang terhadap strategi MONUSCO untuk memastikan efektivitas sekaligus keselamatan pasukan di lapangan.

Dampak Bagi Warga Sipil

Pertempuran di Kongo tidak hanya berdampak pada pasukan penjaga perdamaian, tetapi juga pada jutaan warga sipil yang terjebak di tengah konflik. Ribuan orang telah mengungsi, meninggalkan rumah dan harta benda mereka demi mencari keselamatan. Situasi kemanusiaan di Goma semakin memburuk, dengan kekurangan makanan, air bersih, dan layanan kesehatan yang memadai.

Kesimpulan

Tragedi ini menggarisbawahi risiko besar yang dihadapi oleh pasukan penjaga perdamaian internasional dalam menjalankan tugas mereka. Dunia internasional harus bersatu untuk memberikan dukungan yang diperlukan, baik kepada MONUSCO maupun kepada warga sipil yang terdampak konflik di Kongo.

Apakah perdamaian sejati dapat tercapai di wilayah yang telah lama dilanda konflik ini? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: pengorbanan para penjaga perdamaian tidak akan pernah terlupakan.

About the Author

admin

Administrator

Visit Website View All Posts
Post Views: 278

Post navigation

Previous: Hilirisasi Industri Nikel: Peluang Besar yang Perlu Evaluasi Menyeluruh
Next: Korea Utara Uji Coba Rudal Jelajah Strategis, Bersumpah Tanggapan Terkeras untuk AS

Related Stories

JPMorgan Prediksi Bitcoin Tembus US$ 266.000 pada Akhir 2026
  • Edukasi
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • News
  • Trending

JPMorgan Prediksi Bitcoin Tembus US$ 266.000 pada Akhir 2026

admin 16/02/2026
Kejaksaan Agung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Minyak Sawit (CPO)
  • Industri
  • Internasional
  • News
  • Trending

Kejaksaan Agung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Minyak Sawit (CPO)

admin 16/02/2026
Pertama Kalinya, Belanda Sebut Israel sebagai Ancaman
  • Internasional

Pertama Kalinya, Belanda Sebut Israel sebagai Ancaman

admin 29/07/2025

Categories

  • Edukasi
  • Featured
  • Food
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • News
  • Popular
  • Properti
  • Trending

Latest Posts

  • JPMorgan Prediksi Bitcoin Tembus US$ 266.000 pada Akhir 2026
  • Kejaksaan Agung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Minyak Sawit (CPO)
  • Syarat dan Cara Test Drive Mobil Baru di IIMS 2026
  • Pemerintah Pangkas Belanja Non-Produktif Rp 308 Triliun: Strategi Efisiensi untuk Rakyat
  • Polda Maluku Gelar Olahraga Bersama: Sinergi Kuat Jelang Operasi Ketupat Salawaku 2026

Categories

  • Edukasi
  • Featured
  • Food
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • News
  • Popular
  • Properti
  • Trending

You May Have Missed

JPMorgan Prediksi Bitcoin Tembus US$ 266.000 pada Akhir 2026
  • Edukasi
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • News
  • Trending

JPMorgan Prediksi Bitcoin Tembus US$ 266.000 pada Akhir 2026

admin 16/02/2026
Kejaksaan Agung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Minyak Sawit (CPO)
  • Industri
  • Internasional
  • News
  • Trending

Kejaksaan Agung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Minyak Sawit (CPO)

admin 16/02/2026
Syarat dan Cara Test Drive Mobil Baru di IIMS 2026
  • Featured
  • Industri
  • Popular
  • Trending

Syarat dan Cara Test Drive Mobil Baru di IIMS 2026

admin 14/02/2026
Pemerintah Pangkas Belanja Non-Produktif Rp 308 Triliun: Strategi Efisiensi untuk Rakyat
  • Industri
  • Komunitas
  • News
  • Trending

Pemerintah Pangkas Belanja Non-Produktif Rp 308 Triliun: Strategi Efisiensi untuk Rakyat

admin 14/02/2026
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.