Skip to content
logo sarangberita

SarangBerita.com – Sumber Informasi Terpercaya

Primary Menu
  • News
    • News
  • Komunitas
  • Edukasi
  • Properti
  • Industri
  • Internasional
  • Privacy Policy
Light/Dark Button
  • Home
  • Internasional
  • Kondisi Program Nuklir Iran Pasca-Serangan Israel dan AS
  • Internasional

Kondisi Program Nuklir Iran Pasca-Serangan Israel dan AS

admin 29/06/2025 (Last updated: 29/06/2025) 2 minutes read
Kondisi Program Nuklir Iran Pasca-Serangan Israel dan AS

Kondisi Program Nuklir Iran Pasca-Serangan Israel dan AS

Sarangberita.com, Jakarta, 29 Juni 2025 – Dua pekan setelah serangan militer Israel (Operasi Rising Lion) pada 13 Juni dan Amerika Serikat pada 22 Juni 2025, program nuklir Iran mengalami guncangan signifikan.

Serangan menargetkan tiga fasilitas utama: Natanz, Fordow, dan Isfahan. Natanz kehilangan sebagian besar sentrifus pengayaan uranium, sementara Fordow, yang terlindung di bawah gunung, mengalami kerusakan parsial. Isfahan juga terdampak, namun tanpa kebocoran radiasi signifikan, menurut laporan IAEA.

Kondisi Program Nuklir Iran Pasca-Serangan Israel dan AS
Kondisi Program Nuklir Iran Pasca-Serangan Israel dan AS
Baca Juga

Gaza Masih Membara di Tengah Gencatan Senjata Israel-Iran

Iran mengklaim telah mengevakuasi material nuklir sebelum serangan, dengan stok uranium yang cukup untuk 9-10 bom dipindahkan ke lokasi rahasia. Meski 14 ilmuwan nuklir kunci tewas, Iran masih memiliki keahlian untuk melanjutkan programnya.

Infrastruktur pendukung seperti pabrik sentrifus di Natanz hancur, tetapi intelijen AS menduga Iran memiliki fasilitas rahasia yang belum terdeteksi. Kapabilitas rudal Iran tetap kuat, dengan ribuan rudal balistik dan drone yang masih operasional.

Baca Juga

Login WhatsApp Web Tanpa Ribet: Aman dan Praktis dalam Hitungan Detik!

Sebagai respons, Iran melancarkan Operasi True Promise III, menyerang kota-kota Israel seperti Tel Aviv dan Haifa, menyebabkan kerusakan infrastruktur.

Presiden Masoud Pezeshkian menegaskan komitmen Iran pada program nuklir untuk tujuan damai dan mengutuk agresi Israel-AS. Gencatan senjata sementara pada 23 Juni, dimediasi AS, belum menjamin stabilitas jangka panjang.

Intelijen AS memperkirakan serangan hanya menunda program nuklir Iran selama beberapa bulan hingga dua tahun. Rusia memperingatkan risiko bencana nuklir, sementara Pakistan mengutuk serangan AS sebagai pelanggaran hukum internasional. Meski terhambat, ketahanan Iran menunjukkan potensi ancaman nuklirnya tetap ada, memicu kekhawatiran global akan eskalasi lebih lanjut.

Baca Juga : Pejabat Eropa Ungkap Stok Uranium Iran Sebagian Besar Masih Utuh

About the Author

admin

Administrator

Visit Website View All Posts
Post Views: 233

Post navigation

Previous: Gaza Masih Membara di Tengah Gencatan Senjata Israel-Iran
Next: Iran Ejek Serangan Amerika Serikat (AS): Israel Tak Punya Pilihan Selain Lari ke ‘Papa’

Related Stories

JPMorgan Prediksi Bitcoin Tembus US$ 266.000 pada Akhir 2026
  • Edukasi
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • News
  • Trending

JPMorgan Prediksi Bitcoin Tembus US$ 266.000 pada Akhir 2026

admin 16/02/2026
Kejaksaan Agung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Minyak Sawit (CPO)
  • Industri
  • Internasional
  • News
  • Trending

Kejaksaan Agung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Minyak Sawit (CPO)

admin 16/02/2026
Pertama Kalinya, Belanda Sebut Israel sebagai Ancaman
  • Internasional

Pertama Kalinya, Belanda Sebut Israel sebagai Ancaman

admin 29/07/2025

Categories

  • Edukasi
  • Featured
  • Food
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • News
  • Popular
  • Properti
  • Trending

Latest Posts

  • JPMorgan Prediksi Bitcoin Tembus US$ 266.000 pada Akhir 2026
  • Kejaksaan Agung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Minyak Sawit (CPO)
  • Syarat dan Cara Test Drive Mobil Baru di IIMS 2026
  • Pemerintah Pangkas Belanja Non-Produktif Rp 308 Triliun: Strategi Efisiensi untuk Rakyat
  • Polda Maluku Gelar Olahraga Bersama: Sinergi Kuat Jelang Operasi Ketupat Salawaku 2026

Categories

  • Edukasi
  • Featured
  • Food
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • News
  • Popular
  • Properti
  • Trending

You May Have Missed

JPMorgan Prediksi Bitcoin Tembus US$ 266.000 pada Akhir 2026
  • Edukasi
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • News
  • Trending

JPMorgan Prediksi Bitcoin Tembus US$ 266.000 pada Akhir 2026

admin 16/02/2026
Kejaksaan Agung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Minyak Sawit (CPO)
  • Industri
  • Internasional
  • News
  • Trending

Kejaksaan Agung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Minyak Sawit (CPO)

admin 16/02/2026
Syarat dan Cara Test Drive Mobil Baru di IIMS 2026
  • Featured
  • Industri
  • Popular
  • Trending

Syarat dan Cara Test Drive Mobil Baru di IIMS 2026

admin 14/02/2026
Pemerintah Pangkas Belanja Non-Produktif Rp 308 Triliun: Strategi Efisiensi untuk Rakyat
  • Industri
  • Komunitas
  • News
  • Trending

Pemerintah Pangkas Belanja Non-Produktif Rp 308 Triliun: Strategi Efisiensi untuk Rakyat

admin 14/02/2026
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.