Internasional

Israel Tolak Tawaran Hamas Bebaskan Sandera AS-Israel

40
×

Israel Tolak Tawaran Hamas Bebaskan Sandera AS-Israel

Share this article
Israel Tolak Tawaran Hamas Bebaskan Sandera AS-Israel
Israel Tolak Tawaran Hamas Bebaskan Sandera AS-Israel

Sarangberita.com — Israel dengan tegas tolak tawaran yang diajukan oleh kelompok Hamas untuk membebaskan sandera AS dan Israel yang saat ini ditahan di Gaza.

Tawaran ini disampaikan setelah serangkaian serangan besar oleh Hamas yang menewaskan banyak warga Israel serta beberapa warga negara asing, termasuk warga negara Amerika Serikat.

Hamas menyatakan bersedia membebaskan sandera tersebut jika ada pertukaran dengan para tahanan yang ada di penjara Israel.

Hamas mengklaim bersedia melepaskan sandera sebagai bagian dari kesepakatan atau pertukaran. Namun, Israel menanggapi dengan tegas. Mereka menyebut Hamas sebagai kelompok teroris dan menegaskan tidak akan bernegosiasi.

Baca Juga

Mendag Sidak Pabrik Minyakita, Temukan Dugaan Kecurangan Takaran

Israel Tolak Tawaran Hamas Bebaskan Sandera AS-Israel
Israel Tolak Tawaran Hamas Bebaskan Sandera AS-Israel

Juru bicara pemerintah Israel mengatakan, “Kami tidak akan menerima tawaran Hamas. Keamanan warga Israel adalah prioritas kami.”

Baca Juga

Kronologi Pesawat American Airlines Terbakar di Bandara Denver!

Israel telah meningkatkan operasi militer di Gaza dan memperketat langkah-langkah keamanan. Meski begitu, kekhawatiran tentang keselamatan sandera tetap ada, terutama bagi negara-negara terkait, termasuk Amerika Serikat.

Bagi banyak pihak internasional, tawaran dari Hamas ini menimbulkan dilema. Meskipun ada dorongan untuk menemukan jalan diplomatik, terutama untuk memastikan keselamatan sandera, Israel tetap berpegang pada prinsipnya untuk tidak bernegosiasi dengan kelompok yang dianggapnya teroris. Amerika Serikat dan negara-negara lainnya mendukung keputusan Israel, meskipun banyak yang khawatir tentang potensi eskalasi lebih lanjut dalam konflik ini.

Keputusan Israel untuk menolak tawaran ini juga mendapat perhatian global, mengingat ketegangan yang kian meningkat di wilayah Timur Tengah. Beberapa pihak menyerukan gencatan senjata sebagai langkah awal menuju perundingan yang lebih luas. Namun, dengan posisi yang tegas dari kedua pihak, prospek perdamaian dalam waktu dekat tampak semakin sulit dicapai.

Baca Juga: Elon Musk Bertengkar dengan Para Menteri AS, Ini Faktanya!