Skip to content
logo sarangberita

SarangBerita.com – Sumber Informasi Terpercaya

Primary Menu
  • News
    • News
  • Komunitas
  • Edukasi
  • Properti
  • Industri
  • Internasional
  • Privacy Policy
Light/Dark Button
  • Home
  • Industri
  • Industri Tekstil Terancam Lesu Akibat Penundaan Program Modernisasi Mesin
  • Industri

Industri Tekstil Terancam Lesu Akibat Penundaan Program Modernisasi Mesin

admin 16/02/2025 (Last updated: 16/02/2025) 2 minutes read
Industri Tekstil Terancam Lesu Akibat Penundaan Program Modernisasi Mesin

Industri Tekstil Terancam Lesu Akibat Penundaan Program Modernisasi Mesin

Sarangberita.com – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Indonesia menghadapi tantangan besar akibat penundaan Program Restrukturisasi Mesin dan/atau Peralatan yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas industri melalui modernisasi mesin dan peralatan. Namun, keterlambatan pelaksanaannya dinilai dapat memperburuk kondisi industri yang tengah menghadapi tekanan pasar global.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), Farhan Aqil, mengungkapkan bahwa industri tekstil sudah mengalami penurunan permintaan pasar yang signifikan. “Penundaan program ini hanya akan memperburuk keadaan, karena industri sangat bergantung pada modernisasi mesin untuk meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing,” ujarnya.

Dampak Penundaan terhadap Industri TPT

Program restrukturisasi mesin ini awalnya ditujukan untuk membantu industri penyempurnaan dan pencetakan kain. Dengan target partisipasi 13 perusahaan dan anggaran sebesar Rp4,7 miliar pada 2023. Pemerintah menawarkan potongan harga sebesar 10% dari total investasi untuk mesin impor dan 25% untuk mesin produksi dalam negeri.

Namun, dengan adanya penundaan ini, banyak pelaku industri yang merasa terhambat dalam upaya meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi. Selain itu, keterlambatan program ini berisiko mengakibatkan berkurangnya serapan tenaga kerja di sektor tekstil. Yang sudah mengalami gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) sejak tahun lalu.

Harapan Pelaku Industri

APSyFI berharap pemerintah dapat segera merealisasikan program ini guna mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan industri tekstil nasional. “Kita membutuhkan kepastian agar industri tetap bisa bersaing di tengah ketatnya persaingan global. Jika terus tertunda, kita akan semakin tertinggal,” tambah Farhan.

Sementara itu, Kementerian Perindustrian belum memberikan kepastian terkait jadwal pelaksanaan program ini. Pelaku industri berharap adanya dialog lebih lanjut antara pemerintah dan sektor tekstil untuk mencari solusi terbaik guna menjaga stabilitas industri tekstil di Indonesia.

About the Author

admin

Administrator

Visit Website View All Posts
Post Views: 244

Post navigation

Previous: Zelenskyy Ajukan Syarat Perdamaian dengan Rusia, Minta Jaminan Keamanan dari AS
Next: Menperin Desak Produsen Mobil China Bangun Pabrik di Indonesia

Related Stories

BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Risiko Konsumsi Masyarakat
  • Industri
  • News
  • Trending

BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Risiko Konsumsi Masyarakat Beralih ke BBM Subsidi

admin 17/04/2026
Prabowo Minta Maaf ke Para Menterinya
  • Industri
  • Internasional
  • News
  • Trending

Prabowo Minta Maaf ke Para Menterinya karena Terlalu Micromanage

admin 30/03/2026
Wali Kota Bandung Pastikan BBM Aman
  • Edukasi
  • Industri
  • News

Wali Kota Bandung Pastikan BBM Aman, Warga Diminta Tidak Panik

admin 29/03/2026

Categories

  • Edukasi
  • Featured
  • Food
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • Latest
  • News
  • Popular
  • Properti
  • Sport
  • Sport2
  • Trending

Latest Posts

  • Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran, Ketegangan Meningkat
  • Polda Sumsel Optimalkan Pencegahan Karhutla Melalui Mitigasi Dini 2026, Fokus Wilayah Gambut
  • Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil, Dugaan Kekerasan Didalami
  • Militer Amerika Serikat Siapkan Rencana Serangan di Selat Hormuz, Antisipasi Blokade Iran
  • Pemerintah Salurkan Bansos PKH Tahap Kedua April 2026, Cek Nama Penerima Sekarang!

Categories

  • Edukasi
  • Featured
  • Food
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • Latest
  • News
  • Popular
  • Properti
  • Sport
  • Sport2
  • Trending

You May Have Missed

Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran
  • Internasional
  • News
  • Trending

Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran, Ketegangan Meningkat

admin 24/04/2026
Polda Sumsel Optimalkan Pencegahan Karhutla Melalui Mitigasi
  • News
  • Properti

Polda Sumsel Optimalkan Pencegahan Karhutla Melalui Mitigasi Dini 2026, Fokus Wilayah Gambut

admin 23/04/2026
Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil
  • News
  • Trending

Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil, Dugaan Kekerasan Didalami

admin 22/04/2026
Militer Amerika Serikat Siapkan Rencana Serangan di Selat Hormuz
  • Internasional
  • News
  • Trending

Militer Amerika Serikat Siapkan Rencana Serangan di Selat Hormuz, Antisipasi Blokade Iran

admin 21/04/2026
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.