Skip to content
logo sarangberita

SarangBerita.com – Sumber Informasi Terpercaya

Primary Menu
  • News
    • News
  • Komunitas
  • Edukasi
  • Properti
  • Industri
  • Internasional
  • Privacy Policy
Light/Dark Button
  • Home
  • Internasional
  • Yuan di Hormuz dan Bayangan Dunia Pasca-Dolar AS
  • Internasional
  • News
  • Trending

Yuan di Hormuz dan Bayangan Dunia Pasca-Dolar AS

admin 16/03/2026 (Last updated: 16/03/2026) 2 minutes read
Yuan di Hormuz dan Bayangan Dunia Pasca-Dolar AS

Yuan di Hormuz dan Bayangan Dunia Pasca-Dolar AS

SARANGBERITA.COM – Iran mulai secara resmi menerima yuan (RMB) sebagai alat pembayaran untuk sebagian besar minyak yang melintas Selat Hormuz sejak awal Maret 2026. Langkah ini – yang telah dirintis sejak 2023 – kini mencapai titik kritis: lebih dari 42% transaksi minyak Iran dengan pembeli Asia (terutama Tiongkok dan India) sudah menggunakan yuan, menurut data perdagangan yang bocor ke Reuters dan Bloomberg.

Dari Petroyuan ke Realitas Hormuz

Selat Hormuz menyalurkan sekitar 21 juta barel minyak per hari (sekitar 21% konsumsi minyak dunia). Jika sebagian besar pembayaran minyak yang lewat jalur ini menggunakan yuan, maka status dolar sebagai mata uang utama perdagangan energi global akan semakin terkikis.

Beberapa fakta penting per Maret 2026:

  • Persentase transaksi minyak Iran dalam yuan: ~42% (naik dari 28% tahun 2025)
  • Pembeli terbesar: Tiongkok (68%), India (19%), negara-negara ASEAN & Turki (13%)
  • Bank sentral Tiongkok (PBOC) telah menyiapkan jalur kliring yuan langsung dengan Bank Sentral Iran
  • Kontrak minyak jangka panjang Tiongkok–Iran kini hampir seluruhnya dalam yuan

Reaksi Pasar dan Analis

Analis Goldman Sachs menulis dalam laporan 15 Maret 2026:

“Yuan tidak akan menggantikan dolar dalam waktu dekat, tetapi Hormuz bisa menjadi titik balik psikologis. Jika 30–40% minyak dunia mulai diperdagangkan dalam mata uang selain dolar, status eksorbitan dolar akan tergerus secara permanen.”

Sementara itu, JPMorgan Chase memperkirakan:

  • Permintaan global terhadap dolar sebagai cadangan devisa bisa turun 8–12% dalam dekade 2026–2036 jika tren ini berlanjut
  • Harga emas dan bitcoin berpotensi naik tajam sebagai aset lindung nilai alternatif

Posisi Indonesia di Tengah Pergeseran

Indonesia termasuk negara yang paling diuntungkan sekaligus berisiko dari pergeseran ini. Di satu sisi, ekspor batu bara, nikel, dan CPO ke Tiongkok akan semakin mudah diselesaikan dalam yuan (mengurangi biaya konversi). Di sisi lain, hampir 80% utang luar negeri Indonesia masih dalam dolar AS, sehingga depresiasi dolar yang tajam bisa memicu beban utang yang lebih berat.

Catatan Penting!
Pergeseran mata uang cadangan adalah proses panjang yang memakan dekade. Dolar AS masih mendominasi ~58% cadangan devisa dunia (IMF COFER Q4 2025). Yuan baru ~4,2%. Namun tren de-dolarisasi regional (khususnya di BRICS dan Asia) bergerak lebih cepat dari perkiraan banyak analis.

Yuan di Hormuz bukan akhir dari dominasi dolar, melainkan sinyal kuat bahwa era monopoli dolar di perdagangan energi mulai retak. Bagi Indonesia, ini adalah peluang sekaligus tantangan: mempercepat diversifikasi mata uang perdagangan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan. Dunia pasca-dolar AS mungkin tidak datang dalam 5–10 tahun, tetapi bayangannya sudah terlihat jelas di perairan sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia.

About the Author

admin

Administrator

Visit Website View All Posts
Post Views: 44

Post navigation

Previous: 80 Tahun PBB: Indonesia-PBB Bahas Masa Depan Kerja Sama Multilateral
Next: LMKN Belum Cairkan Royalti Pedangdut, Muncul Dugaan Dianaktirikan

Related Stories

Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran
  • Internasional
  • News
  • Trending

Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran, Ketegangan Meningkat

admin 24/04/2026
Polda Sumsel Optimalkan Pencegahan Karhutla Melalui Mitigasi
  • News
  • Properti

Polda Sumsel Optimalkan Pencegahan Karhutla Melalui Mitigasi Dini 2026, Fokus Wilayah Gambut

admin 23/04/2026
Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil
  • News
  • Trending

Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil, Dugaan Kekerasan Didalami

admin 22/04/2026

Categories

  • Edukasi
  • Featured
  • Food
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • Latest
  • News
  • Popular
  • Properti
  • Sport
  • Sport2
  • Trending

Latest Posts

  • Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran, Ketegangan Meningkat
  • Polda Sumsel Optimalkan Pencegahan Karhutla Melalui Mitigasi Dini 2026, Fokus Wilayah Gambut
  • Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil, Dugaan Kekerasan Didalami
  • Militer Amerika Serikat Siapkan Rencana Serangan di Selat Hormuz, Antisipasi Blokade Iran
  • Pemerintah Salurkan Bansos PKH Tahap Kedua April 2026, Cek Nama Penerima Sekarang!

Categories

  • Edukasi
  • Featured
  • Food
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • Latest
  • News
  • Popular
  • Properti
  • Sport
  • Sport2
  • Trending

You May Have Missed

Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran
  • Internasional
  • News
  • Trending

Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran, Ketegangan Meningkat

admin 24/04/2026
Polda Sumsel Optimalkan Pencegahan Karhutla Melalui Mitigasi
  • News
  • Properti

Polda Sumsel Optimalkan Pencegahan Karhutla Melalui Mitigasi Dini 2026, Fokus Wilayah Gambut

admin 23/04/2026
Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil
  • News
  • Trending

Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil, Dugaan Kekerasan Didalami

admin 22/04/2026
Militer Amerika Serikat Siapkan Rencana Serangan di Selat Hormuz
  • Internasional
  • News
  • Trending

Militer Amerika Serikat Siapkan Rencana Serangan di Selat Hormuz, Antisipasi Blokade Iran

admin 21/04/2026
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.