Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil
SARANGBERITA.COM – Polsek Metro Tanah Abang tengah menyelidiki kematian tragis seorang Pekerja Rumah Tangga (PRT) remaja berinisial NY (17) di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Korban ditemukan tewas setelah melompat dari lantai atas sebuah rumah kos pada Jumat (24/4/2026).
Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan korban sempat terlihat gelisah sebelum jatuh. Warga segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian setelah menemukan korban tergeletak tak bernyawa. Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Pusat telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
BACA JUGA
BBM Nonsubsidi Naik, DPR Ingatkan Risiko Konsumsi Masyarakat Beralih ke BBM Subsidi
Kapolsek Metro Tanah Abang menyatakan bahwa pihaknya sudah mengamankan sejumlah barang bukti. Ponsel milik korban dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kini sedang diperiksa secara intensif. Polisi juga menjadwalkan pemanggilan terhadap majikan tempat korban bekerja. Keterangan dari rekan sesama pekerja di area kos tersebut juga mulai dikumpulkan.
Polisi mencermati status korban yang masih berusia di bawah umur saat bekerja sebagai PRT. Pihak kepolisian berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dalam menangani kasus ini. Ada dugaan awal bahwa korban mengalami perlakuan tidak menyenangkan atau eksploitasi selama bekerja. “Kami akan mengusut tuntas hingga ke akar masalahnya,” ujar Kapolsek dalam keterangan singkatnya.
BACA JUGA
Sama-sama Berhijab, Potret Nikita Willy Bareng Aurel Hermansyah Jadi Sorotan
Pihak keluarga korban di kampung halaman telah dihubungi untuk dimintai keterangan tambahan. Polisi ingin memastikan apakah korban pernah mengeluh mengenai kondisi pekerjaannya sebelumnya. Hingga saat ini, status pemilik kos dan majikan masih sebagai saksi.
Kasus ini menarik perhatian publik terkait perlindungan hukum bagi pekerja rumah tangga di bawah umur. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat adanya indikasi kekerasan di lingkungan sekitar. Hasil autopsi resmi dari RSCM diharapkan dapat keluar dalam waktu dekat guna memperjelas penyebab kematian. Polsek Tanah Abang berjanji akan menyampaikan perkembangan terbaru kasus ini secara transparan kepada media.
Sumber: https://sarangberita.com/