Skip to content
logo sarangberita

SarangBerita.com – Sumber Informasi Terpercaya

Primary Menu
  • News
    • News
  • Komunitas
  • Edukasi
  • Properti
  • Industri
  • Internasional
  • Privacy Policy
Light/Dark Button
  • Home
  • Internasional
  • Gempa Myanmar dan Thailand terkini: Lebih dari 1.600 orang tewas di Myanmar
  • Internasional

Gempa Myanmar dan Thailand terkini: Lebih dari 1.600 orang tewas di Myanmar

admin 28/03/2025 (Last updated: 30/03/2025) 2 minutes read
Gempa Myanmar dan Thailand terkini: Lebih dari 1.600 orang tewas di Myanmar

Gempa Myanmar dan Thailand terkini: Lebih dari 1.600 orang tewas di Myanmar

Sarangberita.com, Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar pada Jumat, 28 Maret 2025, menyebabkan lebih dari 1.600 korban jiwa dan ribuan luka-luka. Gempa tersebut juga berdampak signifikan di Thailand, dengan korban tewas dan kerusakan bangunan yang meluas.

Menurut laporan dari junta militer Myanmar, gempa ini mengakibatkan 1.644 orang tewas, 3.408 luka-luka, dan 139 lainnya masih hilang. Sekitar 2.600 bangunan, termasuk rumah, sekolah, dan pagoda, hancur akibat gempa.

Baca Juga

Kawasan Campervan AS Porak-poranda Diterjang Tornado!

Gempa Myanmar dan Thailand terkini: Lebih dari 1.600 orang tewas di Myanmar
Gempa Myanmar dan Thailand terkini: Lebih dari 1.600 orang tewas di Myanmar

Bandara di Naypyidaw tidak dapat beroperasi setelah menara kontrolnya runtuh, menewaskan enam orang. Pemerintah Myanmar telah mengumumkan keadaan darurat di enam wilayah dan secara tidak biasa meminta bantuan internasional untuk menangani bencana ini.

Di Bangkok, Thailand, gempa menyebabkan runtuhnya gedung pencakar langit yang sedang dibangun, menewaskan sedikitnya delapan orang dan menjebak puluhan lainnya. Pemerintah Thailand telah menyatakan Bangkok sebagai zona darurat dan operasi penyelamatan masih berlangsung.

Baca Juga

Dominasi Kapal Induk AS Segera Berakhir, China Sedang Bangun Tipe 004!

Tim penyelamat di kedua negara bekerja keras untuk mencari korban yang terjebak di bawah reruntuhan. Organisasi internasional, termasuk WHO dan Palang Merah, telah mengirimkan bantuan dan dukungan. Beberapa negara, seperti Uni Eropa, Prancis, dan Amerika Serikat, juga menawarkan bantuan untuk mendukung upaya pemulihan.

Gempa ini disebabkan oleh pergeseran sesar mendatar pada kedalaman sekitar 10 kilometer, yang mirip dengan gempa-gempa destruktif sebelumnya di Turki-Suriah dan Sichuan, China. Kedalaman yang dangkal dan lokasi di dekat pusat populasi menyebabkan kerusakan yang luas.

Situasi di Myanmar dan Thailand masih berkembang, dengan angka korban dan kerusakan yang mungkin bertambah seiring berjalannya waktu. Pemerintah dan organisasi kemanusiaan terus berupaya memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak oleh bencana ini.

Baca Juga: Serangan Rusia Tewaskan Tiga Warga Ukraina Jelang Negosiasi di Arab Saudi!

About the Author

admin

Administrator

Visit Website View All Posts
Post Views: 292

Post navigation

Previous: China lakukan patroli militer di Laut Cina Selatan, peringatkan Filipina!
Next: Kunjungan Menteri Pertahanan AS ke Filipina Picu Reaksi China!

Related Stories

Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran
  • Internasional
  • News
  • Trending

Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran, Ketegangan Meningkat

admin 24/04/2026
Militer Amerika Serikat Siapkan Rencana Serangan di Selat Hormuz
  • Internasional
  • News
  • Trending

Militer Amerika Serikat Siapkan Rencana Serangan di Selat Hormuz, Antisipasi Blokade Iran

admin 21/04/2026
Dua Kapal Pertamina Masih di Teluk Arab
  • Internasional

Dua Kapal Pertamina Masih di Teluk Arab, Perusahaan Utamakan Keselamatan Awak

admin 15/04/2026

Categories

  • Edukasi
  • Featured
  • Food
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • Latest
  • News
  • Popular
  • Properti
  • Sport
  • Sport2
  • Trending

Latest Posts

  • Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran, Ketegangan Meningkat
  • Polda Sumsel Optimalkan Pencegahan Karhutla Melalui Mitigasi Dini 2026, Fokus Wilayah Gambut
  • Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil, Dugaan Kekerasan Didalami
  • Militer Amerika Serikat Siapkan Rencana Serangan di Selat Hormuz, Antisipasi Blokade Iran
  • Pemerintah Salurkan Bansos PKH Tahap Kedua April 2026, Cek Nama Penerima Sekarang!

Categories

  • Edukasi
  • Featured
  • Food
  • Industri
  • Internasional
  • Komunitas
  • Latest
  • News
  • Popular
  • Properti
  • Sport
  • Sport2
  • Trending

You May Have Missed

Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran
  • Internasional
  • News
  • Trending

Amerika Serikat Kaji Opsi Militer Terhadap Pemimpin Garda Revolusi Iran, Ketegangan Meningkat

admin 24/04/2026
Polda Sumsel Optimalkan Pencegahan Karhutla Melalui Mitigasi
  • News
  • Properti

Polda Sumsel Optimalkan Pencegahan Karhutla Melalui Mitigasi Dini 2026, Fokus Wilayah Gambut

admin 23/04/2026
Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil
  • News
  • Trending

Polisi Selidiki Kematian PRT Remaja yang Loncat dari Kos Benhil, Dugaan Kekerasan Didalami

admin 22/04/2026
Militer Amerika Serikat Siapkan Rencana Serangan di Selat Hormuz
  • Internasional
  • News
  • Trending

Militer Amerika Serikat Siapkan Rencana Serangan di Selat Hormuz, Antisipasi Blokade Iran

admin 21/04/2026
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.