Internasional

Dominasi Kapal Induk AS Segera Berakhir, China Sedang Bangun Tipe 004!

37
×

Dominasi Kapal Induk AS Segera Berakhir, China Sedang Bangun Tipe 004!

Share this article
Dominasi Kapal Induk AS Segera Berakhir, China Sedang Bangun Tipe 004!
Dominasi Kapal Induk AS Segera Berakhir, China Sedang Bangun Tipe 004!

Sarangberita.com, 19 Maret 2025 – Persaingan kekuatan maritim global semakin memanas dengan langkah terbaru China dalam membangun kapal induk generasi terbaru Tipe 004. Kapal ini disebut-sebut sebagai upaya Beijing untuk menandingi dominasi Amerika Serikat di lautan.

China telah lama mengembangkan program kapal induknya untuk memperkuat Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN).

Baca Juga

Kawasan Campervan AS Porak-poranda Diterjang Tornado!

Dominasi Kapal Induk AS Segera Berakhir, China Sedang Bangun Tipe 004!
Dominasi Kapal Induk AS Segera Berakhir, China Sedang Bangun Tipe 004!

Tipe 004 diprediksi akan menjadi kapal induk bertenaga nuklir pertama milik China. Memberikan daya jelajah tak terbatas serta kemampuan operasional yang jauh lebih besar dibandingkan kapal induk konvensional sebelumnya.

Baca Juga

Fakta Inggris Pernah Menjajah 90% Negara di Dunia!

Menurut laporan analis militer. Tipe 004 akan dilengkapi dengan sistem peluncuran elektromagnetik (EMALS) yang memungkinkan pesawat lepas landas lebih cepat dan efisien.

Selain itu, kapal ini juga dikabarkan mampu membawa lebih banyak jet tempur generasi terbaru seperti Shenyang J-35 serta drone tempur canggih.

Dengan pengembangan ini, China semakin memperkuat posisinya di kawasan Indo-Pasifik. Kehadiran Tipe 004 berpotensi menggeser keseimbangan kekuatan dan memaksa Amerika Serikat serta sekutunya untuk merancang strategi baru dalam menghadapi ekspansi maritim China.

Para ahli memperkirakan bahwa kapal induk ini akan selesai dalam beberapa tahun ke depan dan segera bergabung dengan armada China. Hal ini menjadi sinyal bahwa era dominasi kapal induk AS mungkin segera mengalami tantangan besar.

Baca Juga: Kemlu Segera Pulangkan 554 WNI Korban TPPO dari Myanmar